download onerepublic - native (Full Album)w

Nah kali ini saya tidak akan membahas tentang album pertamanya dari OneRepublic tetapi saya akan membahas tentang album terbaru dari OneRepublic - native yang dirilis tahun 2013 tersebut cekidot...

lunturnya budaya jawa di era globalisasi

Budaya Jawa adalah budaya yang berasal dari Jawa dan dianut oleh masyarakat Jawa khususnya di Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Budaya Jawa secara garis besar dapat dibagi menjadi 3 yaitu budaya Banyumasan, budaya Jawa Tengah-DIY dan budaya Jawa Timur. Budaya Jawa mengutamakan keseimbangan, keselarasan dan keserasian dalam kehidupan sehari hari...

Download Payung Teduh Full Album

Payung Teduh lahir dari dua orang sahabat yang berprofesi sebagai pemusik di Teater Pagupon yang senang nongkrong bersama di kantin FIB (Fakultas Ilmu Budaya) Universitas Indonesia, mereka adalah Is dan Comi yang senang bermain musik bersama di kantin, selasar gedung kampus...

apakah ini brand fashion luar-negri ?

Mumpung lagi hujan nih guys di kota ane sering ujan nih jadi di rumah aja, yaak kali ini saya akan membahas tentang brand fashion indonesia yang mungkin banyak yang mengira milik luar negri tapi sebenernya brand tersebut 100% milik indonesia loh guys harus bangga dong, langsung aja yuk di cek....

Tips Merawat Batik

Kali ini saya akan share tentang bagaimana cara merawat batik nih langsung aja ya, Batik berbeda dengan kain kebanyakan. Dengan mengetahui cara merawatnya, maka batik akan lebih awet dan warnanya tetap cerah. Berikut hal-hal yang perlu di perhatikan agar busana batik anda tetap indah...

Showing posts with label uncategorized. Show all posts
Showing posts with label uncategorized. Show all posts

Tuesday, 30 December 2014

Apakah Ini Brand Fashion Luar Negri ? Tidak 100% Indonesia

Mumpung lagi hujan nih guys di kota ane sering ujan nih jadi di rumah aja, yaak kali ini saya akan membahas tentang brand fashion indonesia yang mungkin banyak yang mengira milik luar negri tapi sebenernya brand tersebut 100% milik indonesia loh guys harus bangga dong, langsung aja yuk di cek....



1. OUVAL RSCH

Ouval Research didirikan oleh tiga anak muda yaitu M. Rizki Yanuar,Firman Firdaus, dan Arif Maskom pada tahun 1997. Ketiganya adalah pemain skateboard. Berawal dari keinginan mereka untuk memenuhi kebutuhan komunitas skateboard. Maka lahirlah ide-ide kreatif dan inovatif hasil pemikiran idealis dari ketiga anak muda itu. 

Kisah sukses ini diawali dengan hasil patungan yang menghasilkan modal sebesar Rp. 200 ribu. Dari modal kecil itu mengalirlah kaos dan sweater karya-karya kreatif dari Ouval, yang dimulai dengan melayani usaha sesuai dengan pesanan dari konsumen juga dengan sistem konsinyasi.

Hingga pada tahun 2000 Ouval Research membuka toko sendiri di Jalan Buah Batu, Bandung dengan modal Rp. 20 juta untuk sewa tempat, disain ruangan dan persediaan barang. Dari sinilah mereka mengawali sukses sebagai pebisnis clothing dengan design kaos dan design sweater yang sukses. Disusul pada tahun 2003 Ouval mengembangkan usahanya dengan membuka toko lagi di di Jalan Sultan Agung, kawasan elit di Bandung, dengan modal Rp. 60 juta. Toko ini yang menjadi perpanjangan distribusi produk kaos dan sweater melalui berbagai distro diluar Bandung

Produk-produk kaos dan sweater Ouval Research telah menyebar lebih dari 100 distro di seluruh Indonesia. Apa yang membuat Ouval Research begitu sukses melakukan penetrasi pasar? Inilah rahasia sukses mereka “Kami Limited Edition” konsumen diberikan pelayanan yang special dengan desain produk yang terbatas tidak banyak ditemukan secara mudah. Ouval Research hanya mengeluarkan 30 design kaos atau sweater setiap bulannya dan tiap kaos dan sweater-nya hanya diproduksi sebanyak 50 sampai 100 buah saja. 




2. The Executive


Didirikan oleh Johanes Farial dengan nama PT. Delami Garment Industries pada tahun 1979 dan produk pertamanya adalah men's trousers dengan label WOOD n John Far. The executive lahir justru pada tahun 1984 dengan label Executive 99 n masih memproduksi men's trousers. Tahun 1987 mulai mengincar pasar dunia, amerika, eropa dan jepang. Brand lokal lainnya yang diproduksi oleh pabrik ini adalah Jockey, Et Cetera, Wrangler, Colorbox, Choya, Tira Jeans, Lee, Billabong.

Web: http://theexecutive.co.id/Didirikan oleh Johanes Farial dengan nama PT. Delami Garment Industries pada tahun 1979 dan produk pertamanya adalah men's trousers dengan label WOOD n John Far. The executive lahir justru pada tahun 1984 dengan label Executive 99 n masih memproduksi men's trousers. Tahun 1987 mulai mengincar pasar dunia, amerika, eropa dan jepang. Brand lokal lainnya yang diproduksi oleh pabrik ini adalah Jockey, Et Cetera, Wrangler, Colorbox, Choya, Tira Jeans, Lee, Billabong.






3. 3 Second




3 Second Clothing Store merupakan salah satu brand pakaian ternama di kalangan anak muda yang berpusat di kota Bandung. Pertama berdiri pada tahun 2001, 3 Second telah berkomitmen menyediakan fashion untuk kalangan sreetwear dewasa muda. Di Malang, outlet 3 Second berada di kawasan Soekarno-Hatta. Sebenarnya tidak hanya 3 Second saja brand yang bernaung, tetapi ada juga Greenlight, Moutley, serta Famo. Kesemuanya memang sengaja didesain untuk para kawula muda. Tersedia t-shirt, jaket, kemeja, sweater, celana panjang/pendek, topi, tas, ikat pinggang, sepatu, dan sandal. Didesain senyaman mungkin dengan gambar-gambar serta tulisan catchy yang unik. 






4. Kick Denim







Dimulai pada pertengahan tahun 2010 ide tentang KICK DENIM muncul, berangkat dari sebuah keinginan akan kesempurnaan dalam berfashion khususnya denim.


Dengan mengusung slogan atau tag line PIMP YOUR PANTS, KICK DENIM berusaha memberikan nuansa baru dalam dunia clothing Bandung dan Indonesia secara global. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan untuk terus memperluas pasar sampai keluar negeri.





5. Peter Says Denim


Peter Says Denim merupakan brand asal kota Bandung yang berdiri sejak bulan November 2008 dan pemiliknya adalah Peter Firmansyah. Pria asal Sumedang ini sejak SMA memang gemar untuk mengubek-ubek pakaian di pedangang kaki lima, tapi sekarang pria ini sudah berhasil membuat brand sendiri, dan terkenal di Luar Negeri.

Tak butuh waktu relatif lama. Semua itu mampu dicapai Peter hanya dalam waktu 1,5 tahun sejak ia membuka usahanya pada November 2008. Kini, jins, kaus, dan topi yang menggunakan merek Petersaysdenim, bahkan, dikenakan para personel kelompok musik di luar negeri.

Hasrat Peter terhadap busana bermutu tumbuh saat ia masih SMA. Peter yang selesai SMA lalu dia menjadi pegawai toko pada tahun 2003 di surfing industry yang membuat produk seperti Rip Curl, Volcom, Globe, hingga Rusty. Untuk mempromosikan brand produknya, Peter Firmasnyah memanfaatkan internet dengan cara memanfaatkan fungsi jejaring sosial di internet, seperti Facebook, Twitter, dan surat elektronik untuk promosi dan berkomunikasi dengan pengguna Petersaysdenim. Strategi lain yang bisa dilakukan Peter adalah dengan meng- endorse band-band lokal maupun internasional.

Kepandaian bergaul dan sedikit kemampuan marketing membuat brand PSD pun semakin berkibar.Ini merupakan salah satu kebanggan bagi masyarakat Indonesia, untuk bangga terhadap produk lokal, serta menjadi pembelajaran bagi para generasi muda Indonesia.


6. LEA JEANS

Banyak yang menyangka bahwa Lea Jeans adalah produk luar negri. Namun faktanya produk dengan nama dan berbau kebarat-baratan yang digandrungi anak muda ini, adalah asli buatan Indonesia. Awalnya Produk Lea di perkenalkan di Singapura pada tahun 1973 untuk mendongkrak citranya. Saat itu Lea Jeans di kampanyekan sebagai produk Amerika Serikat. Alasannya, agar menjadi pilihan orang-orang indonesia yang berbelanja di Singapura, yang saat itu masih terlalu “aboard minded”. Baru pada tahun 1978 produk ini dipasarkan di indonesia hingga sekarang.

Lika-Liku Perjalanan Lea Jeans
Secara Akte Perusahaan Lea Jeans dari 1976. Sebelumnya Lea Jeans sudah produksi sejak 1972, tetapi belum didaftarkan. Menurut keterangan Leo Sandjaja, Direktur PT Lea Sanent, bahwa nama Lea diambil dari nama kakaknya. Awalnya perusahaan membuat t-shirt, garmen biasa dan baru mem-produksi jeans dimulai di Singapura, serta mendalami Brand Denim dengan partner di Singapura, dan dikembangkan tahun 1978 atau 1979. Waktu itu belum banyak brand Denim, tetapi orang suka produk Amerika. Kemudian dikembangkan dengan teknik pembuatan Denim.

Lea Jeans Bertahan dan Bersaing dengan Produk Asing
Kunci sukses Lea Jeans yang bertahan dan tetap mampu bersaing dengan produk asing/lokal yang sejenis hingga kini, karena serius menjaga kualitas serta harga yang rasional “good product and rational pricing” sebagai kuncinya. Untuk menjaga kualitas produk, Lea Jeans selektif mengontrol penggunaan bahan yang di gunakan, dibarengi harga rasional menjadikan Lea Jeans salah satu produk Indonesia yang mampu bersaing di level mancanegara dengan di dukung Pabrik dan Laundry sendiri sehingga mampu menekan pengeluaran berlebih.


7. Rown Division


Berawal dari pertengahan bulan Agustus 2007 di kota Surakarta Rown tercipta atas ide Ryo, dengan support yang selalu menjadi inspirasi dan berbekal sebuah semangat, keyakinan, dan secercah harapan untuk bisa mengangkat dan mengakui-kan karya sendiri, maka memutuskan untuk membangun sebuah clothing company dengan nama Rown. Rown division yang memasuki dunia fashion dengan spesifikasi sebuah clothing company mulai beradaptasi dengan merealisasikan kegemaran pada hal yang bernafaskan independent dengan mendistribusikan berbagai macam item stuff. 
Yah, tepat sekali Rown dipilih karena dulunya nama itu sengaja dipilih oleh Ryo, Kata itu menurutnya sangat unik dan gampang untuk diingat orang-orang bahwa itu punya Ryo. Mungkin, hampir 6 bulan bukanlah sebuah kurun waktu yang singkat untuk mencoba lebih memperkenalkan atau melekatkan brand kami ke masyarakat luas pada umumnya, walaupun banyak kritikan dan saran dari orang lain yang kita jadikan sebagai acuan untuk tetap belajar dari yang sebelumnya. Dan kini kami telah mengambil langkah yang lebih mantap!, yaitu membangun sebuah store sendiri dengan mendistribusikan product local, juga masih dan tetap memakai nama Rown Division yang beralamtkan di jl.kalitan no.3 penumping,solo. Pengorbanan harus selalu menyertai ketika sebuah ambisi dan obsesi mewujudkan suatu keinginan untuk maju di topang dengan semangat yang tinggi dari team work yang sudah solid ini dan bertekad bulat untuk terus berjalan kedepan apapun yang terjadi.
kalo ke solo kadang ane juga mampir ke sini nih hehehe
pretty rown





Semoga bermanfaat, dan dukung terus brand Indonesia dengan membeli produk asli dari brand tersebut. terimakasih sudah mampir..

Monday, 29 December 2014

Bahasa Terlangka Di Dunia

Saya akan membahas bahasa nih mungkin ada yang belum tau ada beberapa bahasa yang kini mulai jarang di ucapkan langsung aja gak perlu berlama - lama
Bahasa memainkan peran besar dalam kehidupan setiap orang, meskipun kadang kita tidak terlalu memikirkan hal tersebut. Bahasa adalah alat berkomunikasi yang nyata dibutuhkan. Bayangkan jika di dunia tidak ada bahasa, atau anda tidak menguasai sebuah bahasapun, atau semua orang disekitarmu berbahasa asing semua — hanya anda yang mengerti bahasa anda sendiri di dunia ini!.


PBB menyatakan bahwa rata-rata, sebuah bahasa lenyap setiap dua minggu. Di seluruh dunia, hampir 6.000-an bahasa terancam kepunahan. Bahasa ini dengan cepat menghilang karena alasan seperti mereka memakai bahasa tersebut mati, kemudian juga telah terintegrasi dengan bahasa lain. Faktanya bahwa ada bahasa-bahasa yang lebih menonjol daripada yang lain, dan di dunia sekarang ini orang memandang penting untuk mempelajari bahasa populer lainnya, sehingga melupakan bahasa aslinya. Sangat ngeri membayangkan bahwa kematian sebuah bahasa berarti kematian suatu budaya.

Dari 10 bahasa paling langka dan terancam punah dari seluruh dunia, tahukah anda bahwa bahasa yang hampir punah ini juga ada di Indonesia :


1. Chamicuro (Chamekolo, Chamicolo, Chamicura)

Seluruh dunia hanya ada 8 orang yang berbicara Chamicuro, menurut sebuah studi 2008. Bahasa ini umumnya digunakan di Peru dan saat ini dianggap kritis, karena sebagian besar dari orang-orang yang berbicara bahsa ini sudah tua-tua. Tidak ada lagi anak yang berbicara Chamicuro karena daerah ini telah menggunakan bahasa Spanyol sebgai bahasa harian mereka. Namun, mereka yang berbicara bahasa ini mampu mengembangkan sebuah kamus istilah mereka. Jika Anda ingin tahu bagaimana mengatakan beberapa hewan di Chamicuro, gunakan ini: kawali (kuda,) polyo (ayam,) Pato (bebek,) katujkana (monyet,) ma’nali (anjing,) mishi (kucing,) waka (sapi.)


2. Dumi (Dumi Bo’o, Bro Dumi, Lsi Rai, Ro’do Bo ‘, Sotmali)

Dumi, biasanya digunakan di daerah dekat sungai Tekan dan Rava, Nepal. Juga diucapkan di wilayah pegunungan Kabupaten Khotang yang terletak di Nepal timur. Ini adalah bahasa Kiranti, bagian dari rumpun bahasa Tibeto-Burman. Dengan hanya 8 orang berbicara itu di tahun 2007, bahasa ini dianggap kritis dan terancam punah.

3. Ongota / Birale

Pada tahun 2008, bahasa Ongota hanya dipakai oleh 6 orang penutur asli, semuanya sudah berusia lanjut. Hal ini membuat bahasa ini kritis dan terancam punah. Namun, tidak seperti kebanyakan bahasa yang menghilang, sebenarnya ada seorang profesor di Universitas Addis Ababa di Ethiopia yang melakukan studi bahasa Ongota. Dia menyimpulkan bahwa bahasa ini mengikuti struktur subyek, obyek, dan kata kerja. Ongota adalah bahasa Afro-Asia yang diucapkan di Ethiopia di tepi barat Sungai Weito di sebuah desa kecil.


4. Liki (Moar)

Liki adalah bahasa kritis yang diucapkan di luar kepulauan pantai utara Sarmi, Kabupaten Jayapura, dan Kecamatan Sarmi (?) , yang semuanya berada di Indonesia. Pada tahun 2007, studi menunjukkan bahwa hanya 5 orang berbicara bahasa tersebut. Di masa lalu, bahasa ini dituturkan oleh para pejabat gereja lokal yang tinggal di wilayah tersebut. Bahasa ini berasal dari gabungan bahasa Austronesia, Malayo-Polynesia, Timur Tengah, Timur Malayo-Polynesia, Kelautan, Barat Kelautan, North New Guinea, Sarmi-Jayapura Bay, dan Sarmi.


5. Tanema (Tanima, Tetawo)

Di Kepulauan Solomon, bahasa Tanema ini pernah digunakan di tempat-tempat seperti Pulau Vanikolo, Temotu Propinsi dan di sebuah desa Emua. Saat ini, bahasa ini hanya dituturkan oleh 4 orang saja menurut penelitian pada tahun 2008. Tanema adalah bahasa campuran Austronesia dan juga Melayu-Polinesia Tengah-Timur, dan Kelautan. Banyak dari mereka yang pernah berbicara Tanema telah beralih ke bahasa Pijin atau Teanu, keduanya merupakan bahasa yang sangat populer di kawasan ini. Ingin belajar bahasa Tanema? Cobalah: wekini (untuk mengaktifkan), laro (berenang), la vamora (untuk bekerja), dan la munana (untuk berbaring.)


6. Njerep

Njerep Bantoid adalah bahasa yang diucapkan di Nigeria. bahasa ini pernah diucapkan di Kamerun tapi tidak lagi. Sekarang yang paling umum digunakan di dekat Mambila. Saat ini, bahasa Njerep telah digantikan oleh Mambila dengan dialek berbeda seperti Ba dan Mvop. Hanya ada 4 orang yang masih berbicara Njerep menurut sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2007. Mereka yang berbicara dengan bahasa ini sudah berusia lanjut, sehingga dalam beberapa saat bahasa ini kemungkinan besar akan punah.


7. Chemehuevi

Chemehuevi, bahasa ini digunakan oleh Ute, Colorado, Southern Paiute, Utah, Arizona utara, bagian selatan Nevada, dan di Sungai Colorado, California. Sedangkan suku Chemehuevi meskipun masih ada namun jumlah orang yang fasih berbahasa ini sulit ditemukan. Sebuah studi pada tahun 2007 menunjukkan bahwa hanya 3 orang sepenuhnya berbicara bahasa ini dan semuanya orang dewasa. Jika Anda ingin membicarakan hal-hal alam di Chemehuevi, coba kata-kata seperti kaiv (gunung), hucip (laut), mahav (pohon), dan tittvip (tanah / tanah).


8. Lemerig (Pak, Bek, Sasar, Leon, Lem)

Bahasa yang digunakan di Vanuatu, sebuah pulau yang terletak di bagian selatan Samudra Pasifik sekitar 1.000 kilometer sebelah timur Australia bagian utara, Lemerig menduduki peringkat 3. Lebih khusus, bahasa ini dituturkan di Pulau Lava Vanua. Bahasa yang hanya memiliki dua orang yang bisa berbicara lancar, menurut penelitian tahun 2008. Lemerig terdiri dari setidaknya empat dialek berbeda, yang semuanya mungkin sudah punah.


9. Kaixana (Caixana)

Kaixana adalah salah satu bahasa yang terancam punah kritis banyak yang ada saat ini. bahasa ini pernah digunakan di dekat tepi Sungai Japura, yang terletak di Brasil. Seiring waktu, pemukim Portugis mengambil alih wilayah itu. Pada satu ketika, hampir 200 orang berbicara dalam bahasa tersebut. Tapi, sebuah studi tahun 2006 menunjukkan bahwa hanya tinggal satu orang masih berbicara Kaixana, sehingga terancam kritis dan ditakdirkan untuk menjadi punah.


10. Taushiro (Pinche / Pinchi)

Taushiro, bahasa asli Peru, diucapkan di kawasan Sungai Tigre, Aucayacu Sungai, yang merupakan anak sungai Ahuaruna. Dikenal sebagai bahasa isolat, yang berarti tidak memiliki hubungan nyata dengan bahasa lain. Mereka yang berbicara bahasa ini biasanya hanya berhitung sampai sepuluh, menggunakan jari mereka. Sebagai contoh, untuk mengatakan “satu” di Taushiro, Anda akan berkata washikanto. Untuk mengatakan nomor di atas 10, Anda akan berkata “ashintu” dan menunjuk ke jari kaki Anda. Pada tahun 2008, sebuah studi yang dilakukan pada bahasa Taushiro menyimpulkan bahwa hanya satu orang yang lancar berbahsa ini. Bahasa ini telah terdaftar sebagai bahasa yang hampir punah.

terimakasih sudah mampir semoga bermanfaat..

Monday, 8 December 2014

Tips Merawat Batik

Kali ini saya akan share tentang bagaimana cara merawat batik nih langsung aja ya, Batik berbeda dengan kain kebanyakan. Dengan mengetahui cara merawatnya, maka batik akan lebih awet dan warnanya tetap cerah. Berikut hal-hal yang perlu di perhatikan agar busana batik anda tetap indah.

   1.      Batik akan awet jika dalam keadaan kering, jadi sesekali keluarkan koleksi batik anda untuk di angin-anginkan

    2. Jika mencuci batik, hindari pemakaian detergen. Gunakan buah “lerak” yang di rendam dalam air hangat, kemudian di remas-remas sampai berbusa lalu tambahkan air untuk merendam batik. Saat ini telah banyak dijual dalam kemasan sabun cuci dari buah lerak berbentu cairan dengan fungsi yang sama. Bisa juga mengunakan daun “dilem” dengan proses sama dengan buah lerak. Aroma daun ini mencegah binatang kecil yang merusak jaringan. Bila sabun cuci alami ini tidak ada, jangan khawatir, gunakan shampo yang dilarutkan terlebih dahulu agar tidak terlalu kental atau hanya air hangat tanpa pembersih bila batik tidak terlalu kotor.

3.      Saat mencuci, jangan disikat atau di gosok terlalu kuat, cukup di kucek lemut terutama pada bagian yang kotor. Bila batik terkena noda, dapat di gunakan sabun mandi (batangan), bila belum ampuh bisa menggunakan kulit jeruk yang di gosokkan pada bagian noda. Saat mengeringkan tidak perlu di pers agar tidak kusut dan merusak bentuk. Sebaiknya juga tidak mencuci dengan mesin cuci karena akan merusak serat-serat kain dan juga dapat mengubah warnanya.

4.      Hindari menjemur batik di tempat yang langsung terkena sinar matahari. Sebaiknya di tempat teduh, bisa juga hanya di angin-anginkan hingga kering secara alami. Pada saat menjemur, sebaiknya di tarik bagian tepi kain agar serat kain yang terlipat dapat kembali seperti sedia kala sehingga pada saat kering tidak perlu di setrika. Pengeringan juga bisa menggunakan “ratus” dengan cara meletakan diatas para-para, dari bawah diasapi dengan dupa “ratus” kurang lebih 3 jam.

5.      Bila perlu di setrika, sebaiknya lapisi batik dengan kain bersih agar panas setrika tidak mengubah warna dan batik akan lebih tahan lama. Jika ingin memberi pewangi dan pelembut, tutup terlebih dahulu batik dengan kertass koran setelah itu baru disemprotkan. Sebaiknya tidak juga menyemprotan parfum atau minyak wangi ke kain batik secara langsung karena tindakan ini akan mengubah warna batik.


6.      Untuk menghindari gangguan ngengat, setelah disetrika sebaiknya di simpan di dalam plastik khusus atau memberikan beberapa butir merica/lada bulat yang telah di bungkus dengan tisu disisi batik atau bisa juga dengan meletakan akar wangi yang banyak di jual di gerai-gerai batik atau pasar. Sebelumnya akar wangi di celupkan kedalam air panas, kemudian di jemur sampai kering. Lakukan dua kali dan setelah itu dapat di gunakan untuk perawatan batik. Disarankan tidak menggunakan kapur barus karena dapat merusak kain batik anda. Selamat mencoba.

Sunday, 23 November 2014

7 Film Berdasarkan Kisah Nyata

Kali ini ane ingin share soal film nih yang pernah ane tonton, yang menurut si pembuat film tersebut menurut kisah nyata dari suatu kejadian, langsung aja ya gan gak pake lama deh.

1. Captain Phillips (2013)

Pertama ane suka nih film gan kisah dari perjuangan Kapten Richard Phillips, Kapten dari kapal Maersk Alabama yang mengangkut kargo sebesar 17.000 ton dengan 20 orang awak, Kapten Phillips cukup mengerti bahwa mereka akan melewati area pesisir yang berbahaya karena adanya aktivitas perompak laut. pokoknya nih film bagus gan untuk di tonton.



nih gan Official trainernya Captain Phillips


2. Into the wild

Sesuai dengan judulnya gan ke alam liar, film ini berceritakan tentang Christopher McCandless adalah mahasiswa yang baru lulus dari kuliahnya di Universitas Emory, orang tuanya sangat bangga terhadapnya,orangtua chris ingin membelikan mobil baru untuk dirinya ketika chris dan keluarga makan d restoran,chris pun menolak dan berkata kepada orangtuanya bahwa ia tidak ingin di belikan apa-apa, chris memutuskan untuk meninggalkan kehidupan yang dia miliki sebelumnya. Dia menganggap semua yang ada di sekitar dirinya itu palsu. Dia hanya percaya pada adiknya saja. Dan memutuskan untuk mencoba bertahan hidup di Alaska. Christ meninggalkan semua yang dia miliki, mulai dari tabungan, kartu kredit, kartu ATM, kartu identitas, dan lain lainnya semua dia bakar dan mengunting semua kartu. Nih film cocok gan bagi yang suka berpetualang ke alam bebas



langsung aja ya gan nih trailer dari Into The Wild




3. 127hours (2010)

Nih film masih satu sodara gan sama Into the wild, makusd ane masih sama sama suka berpetualang awal mulanya neh gan dimulai ketika Aron seorang remaja yang hobi mendaki dan melakukan hal gila pergi sendirian ke Blue John Canyon, di Utah. 
Ia pergi tanpa mengabarkan siapapun. Laiknya para pendaki yang berpengalaman, ia pergi dengan berbagai persiapan dan perlengkapan yang sangat lengkap, serta perhitungan matang akan segala jadwal kegiatan dalam perjalanannya. Di film ini juga menyinggung produk dari negara tirai bambu nih gan dengan kwalitas barangnya gitulah heheh,
pesan ane ya gan untuk lebih hati - hati dalam berpetualang ya gan soalnya keluarga, pacar, guru, dosen nungguin agan di rumah hehe.



nih gan langsung liat nih trailer film 127 hours


4. Machine Gun Preacher

film ini ane suka banget gan yang awalnya dari kisah nyata Sam Childers, seorang mantan kriminal narkoba yang bertransformasi menjadi penyelamat ratusan anak yang diculik dan yatim piatu. Sam mendirikan organisasi untuk menyelamatkan para 'malaikat' Afrika Timur itu. awalnya emang gak mudah gan sam menjual barang - barang pribadinya untuk anak anak afrika timur tersbut.


trailernya nih gan biar pada percaya hehe


5. Pain&Gain

film ini berawal dari binaragawan gan tapi bukan agung hercules ya ini kisah dari Daniel Lugo binaragawan biasa yang bekerja di Sun Gym bersama dengan temannya Adrian Doorbal, mereka berdua udah Bosan menjalani kehidupan yang miskin, Lugo berencana untuk menculik Victor Kershaw pengusaha kaya yang biasa berlatih di gym, Dengan bantuan dari seorang penjahat yang baru keluar dari penjara, Paul Doyle mereka saling bekerja sama tapi sayang gan mereka semua akhirnya masuk dalam jeruji besi.




nih gan langsung liat nih trailer film Pain&gain nya

6. The Devil Double

siapa yang tak kenal saddam husein penguasa iraq, naah bukan saddamnya yang di bahas di film ini 
The Devil's Double" menceritakan kisah luar biasa dari Latif Tahia, seorang tentara Iraq yang dipanggil ke istana presiden pada 1987. Ia diperintahkan untuk menjadi anak sulung Saddam karena mereka mempunyai wajah serupa. Dengan berpura-pura menjadi Uday, 
Latif mendapat kehormatan tapi itu hanyalah awal dari sebuah mimpi buruk.Keluarganya berada di bawah ancaman Uday, maka Latif pun tak punya pilihan lain selain mengikuti apa yang diinginkan Uday. Sementara Uday sendiri sibuk dengan kehidupan foya-foyanya. 


trailernya nih gan nih film bagus tapi khusus 18+ ya




7. The billionaire

siapa yang gak tau film ini gan kebanyakan udah pada nonton nih film, film Thailand ini berawal tentang TOP , seorang anak yang kecanduan bermain game online. dan otak Top pun mulai pintar dan ia mulai malas dengan dunia pendidikan. ia lebih memilih berwirausaha setelah tertipu, gagal dengan hasil jerih parahnya ia dapat sukses dengan bebisinis Rumput laut "Tao Kae Noi" cemilan itu sudah di export kemana aja termasuk indonesia gan liat aja di Indomart pasti ada hehe.
film ini cocok banget gan untuk memotivasi bagi yang baru atau mau berwirausaha



trailer dari film The Billionaire nih gan


Sekian ya gan terimakasih banyak udah mau mampir ke blognya orang gila hhehe.

Friday, 21 November 2014

LUNTURNYA BUDAYA JAWA DI ERA GLOBALISASI


Budaya Jawa adalah budaya yang berasal dari Jawa dan dianut oleh masyarakat Jawa khususnya di Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Budaya Jawa secara garis besar dapat dibagi menjadi 3 yaitu budaya Banyumasan, budaya Jawa Tengah-DIY dan budaya Jawa Timur. Budaya Jawa mengutamakan keseimbangan, keselarasan dan keserasian dalam kehidupan sehari hari. Budaya Jawa menjunjung tinggi kesopanan dan kesederhanaan. Budaya Jawa selain terdapat di Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur terdapat juga di daerah perantauan orang Jawa yaitu di Jakarta, Sumatera dan Suriname.

Wayang Kulit Salah Satu Budaya Jawa


Namun, Tahukah anda bahwa di era globalisasi ini budaya yang ada di Indonesia Khususnya di Jawa mulai terkikis, dan mulai adanya penjajahan budaya dari asing, yang sering kita kenal dengan istilah westernisasi. Westernisasi adalah sebuah arus besar yang mempunyai jangkauan politik, sosial, kultural dan teknologi. Arus ini bertujuan mewarnai kehidupan bangsa-bangsa, terutama kaum muslimin, dengan gaya Barat.
Terdengar tidak ada sopan santun lagi ya jika budaya kita dijajah oleh bangsa lain?
Memang kenyataanya sekarang ini orang jawa modern sudah jarang memakai bahasa krama dengan orang tua nya & orang yang lebih tua. Anak kecil diajari bahasa indonesia dengan orang tua nya, jadi sejak kecil dia tidak akan pernah tahu yang namanya tatakrama berbahasa dengan orang yang lebih tua bahkan orang tuanya, apa lagi masyarakat yang hidup di daerah perkotaan mayoritas mereka ber kominikasi menggunakan bahasa Indonesia sedangkan di daerah di perdesaan masih banyak yang menggunakan bahasa krama walaupun sebagian juga telah terpengaruh budaya di daerah perkotaan.
Disamping itu kemajuan teknologi komunikasi, sebagai contoh menjamurnya HP, budaya komunikasi kita pun luntur Contoh nya saat seseorang mengajak bicara seseorang yang sedang bermain HP, dia lebih memperhatikan HP nya dari pada yang mengajak bicara.
Didalam kehidupan masyarakat pun sekarang sudah mulai luntur didalam kegiatan bersosialisasi, contohnya sudah hilangnya kegiatan gotong royong apalagi orang-orang jawa yang hidup di daerah perkotaan, kita sudah jarang sekali menemukan kegiatan gotong royong. Masih mending masyarakat yang hidup di daerah pedesaan, masyarakat di pedesaan masih menjujung tinggi budaya jawa. Sebagai contohnya masyarakat dipedesaan masih melakukan kegiatan sosial seperti gotong royong, kendurian dan lain sebagainya.
Jadi sebagai banggsa yang memiliki suku jawa, yang memiliki tatakrama kita harus menanamkan kebudayaan jawa kepada anak cucu kita sejak dini agar kedepan tidak hilang di telan oleh kemajuan jaman.

Bahan Bacaan:
·         http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya_Jawa

·         Koentjaraningrat. 1968. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.